SELAMA-HARI GURU.. HARI INI SEPERTI tahun-tahun yang sudah tanggal ini, kita sambut hari guru...dalam keriuhan bermain, bergembira menyambutnya aku terkesima dengan bicara seorang teman. dia berterima kasih. aduhai... mengapa ye....
Terima kasih kak... kalau akak tak nasihatkan saya, tentu sampai hari ini anak saya tidak dapat membaca, nakal dan tak mendengar kata... apa kena mengena dengan saya... sebab akak ingatkan saya untuk bersama anak-anak bila masa dia paling perlukan kita... walaupun itu bukan kata-kata aku tapi aku teringat pernah satu ketika semasa bebual di meja tengah... bila seorang guru enggan menghantar anaknya kesekolah pada hari pertama. ibunya kata, tak payahlah hantar Ana, sebab Ana dah selalu pergi sekolah (dia murid prasekolah) lalu saya jawab, Berapa kali dia akan berhari pertama Tahun Satu seumur hidupnya...korbankan hari kau tu, ambik cuti, mc kalau perlu, hantar dia kesekolah, temankan dia pada hari pertama dia.... dan itulah yang didengari oleh kawan ku itu dimeja bulat.
ceritanya... adam tak mahu membaca... adam degil... adam nakal... hinggakan emaknya dipanggil guru. emaknya hairan. pujuk-pujuk, akhirnya katanya, semua emak kawan-. kawannya menghantar anak mereka... adam sorang yang tak ada... kesedihan, kesunyian yang tak perlu diajar oleh sesiapa, itulah yang dirasai oleh sang anak... kesunyian yang bukan direka, bukan palsu... dan pemberontakan halus tanpa kita sedari bersemi. anak kecil, tahun satu, meledak tanpa kawalan, pengaruh, tanpa diduga... perasaan seni bangkit secara fitrah dihati anak kecil ini... lalu ibunya teringat kata=kata saya... aduhai...
tanpa fikir panjang, esoknya ibunya cuti, hantarkan anaknya ke sekolah. hatinya berbunga-bunga... berwarna pelangi... tersenyum panjang meleret-leret... perubahan 180 darjah... terus hendak membaca, tak sabar nak tulis itu ini... saya menangis... hinggalah kesaat tulisan ini tercoret... air mata menjadi murah,
mengalir rajin, sambil tersenyum.
ya allah, sesungguhnya kata-kata baik ku itu adalah dari kehendakmu juga allah. tanpa hidaya, tanpa kurniaanmu, mustahil aku akan mengeluarkan sesuatu yang bakal menyentuh hati orang lain... subhanallah, terimakasih
tuhan. segala gerak bibir ku, atas kehendakmu... semua tutur bicara ku, kehendakmu Allah, segala butir percakapanku yaallah, ilham mu ya allah... subhanallah...subhanallah...subhanallah...
No comments:
Post a Comment